Harvest International Futures

 

A+ R A- wide normal
  • Skip to content
  • Homesummary
  • About Us 
    • Our Company
    • Legality
    • Management
    • Segregated Account
    • Why Harvest
    • Partnership with Us
    • Career with Us
    • Contact Us
  • Gold 
    • How to invest with Gold?
    • Loco Specification
  • Forexmy work
    • Forex Specification
  • Stock Indexwith us
    • Stock Index Specification
  • Education 
    • Investment Product
    • Fundamental Analisys
    • Technical Analisys
    • Video Tutorials
  • News & Analysis 
    • News
    • Gold Analysis
    • Economic Calendar
    • Market Outlook
    • Announcement
    • Ask The Expert
Market Headlines
Euro naik dari level terendah 4-bulan terhadap dol... : Euro menguat dari level terendah empat bulan terhadap dolar pada hari Jumat karena investor menguran...
Emas membukukan penguatan 2 hari terbesar sejak Ok... : Emas naik lebih dari 1 persen pada hari Jumat, siap membukukan penguatan dua hari terbesar sejak Okt...
Sterling pulih dari level terendah 2-bulan terhada... : Sterling menyentuh level terendah dua bulan terhadap dollar pada hari Jumat sebelum sedikit pulih, d...
Nikkei tergelincir, penurunan mingguan terburuk se... :     Indeks saham rata-rata Jepang, Nikkei, tergelincir 3 persen pada hari Jumat dan...
Euro diperdagangkan pada level terendah 4 bulan te... : Euro menyentuh level terendah empat bulan terhadap dollar dan level terendah 3 ½ bulan terhadap yen ...

Dow Jones sempat sentuh rekor

Wednesday, 22 February 2012 08:51 Ibrahim
E-mail Print PDF

Indeks Dow Jones di bursa saham Amerika Serikat sempat menyentuh rekor tertinggi selama empat tahun terakhir sebelum akhirnya ditutup menguat pada level 12.965,69 atai naik 15,82 poin (0,12 persen). Dow Jones menyentuh level tertinggi sebesar 13.000, yang merupakan capaian tertinggi pertama kalinya sejak Mei 2008. Sayang, prospek harga minyak yang meroket membuat Dow Jones kembali melemah.

Selain Dow Jones, penguatan juga terjadi pada indeks Standard&Poors 500 sebesar 0,98 poin (0,07 persen) ke level 1.362,21. Sementara itu, Nasdaq Composite Index justru melemah 3,21 poin (0,11 persen) ke level 2.948,57.

"Kita tengah menuju tekanan jual yang cukup kecil, hal ini menghambat penguatan yang berlangsung pada perdagangan hari ini," kata Fred Dickson, Chief Market Strategist dari DA Davidson & Co, Oregon, Amerika Serikat seperti dikutip reuters.com, Rabu, 22 Februari 2012.

Dari catatan reuters, penurunan indeks Dow Jones yang sempat menyentuh level diatas psikologis terjadi  setelah harga saham perusahaan ritel terbesar AS, Wal-Mart melemah cukup signifikan. Penurunan harga ini akibat laba perusahaan yang tak sesuai harapan.

Dickson mengatakan, harga minyak yang terus meningkat dikhawatirkan akan mengurangi keuntungan perusahaan. Lebih jauh, kenaikan itu bisa mendorong pengeluaran belanja dan bisnis perusahaan makin meningkat. Sementara, Investment Adviser and Portfolio Manager di Cozad Asset Management, AS, Bryant Evans, menilai keputusan suntikan dana talangan (bailout) tahap II kepada Yunani tak cukup meyakinkan pasar modal.

"Ceritanya belum berakhir di sana," kata Evans.

Seorang pejabat di Uni Eropa mengatakan, penyelamatan Yunani dengan mengucurkan dana bailout sebesar 130 miliar euro baru bisa berdampak pada perekonomian "Negeri Para Dewa" tersebut pada tahun 2014 mendatang.

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Legality
  • Contact Us
Copyright © 2012 Harvest International Futures | hif.co.id All Rights Reserved.