Setelah misi penyelamatan Yunani mencapai titik terang, otoritas Eropa kini berkewajiban melindungi anggotanya dari epidemi krisis. Dana Moneter Internasional (IMF) digadang sebagai agen penyelamat ekonomi kawasan, khususnya untuk negara Yunani.
Banyak pihak menilai IMF berperan penting dalam upaya penyelamatan Yunani. Namun ekspektasi tersebut dibantah oleh Direkturnya sendiri, Christine Lagarde. "Kontribusi kami baru akan terasa bila pihak eurozone bersedia kapasitas dana bailout Yunani," ujarnya hari ini. Jawaban itu dilontarkannya ketika jurnalis menanyakan soal laporan yang menyebut IMF hanya akan berkontribusi kurang dari sepertiga bagian dalam bail out Yunani senilai 130 miliar euro.
Dalam dua tahun terakhir porsi penyelamatan IMF terhada krisis emang hanya sebesar itu. Menurut Lagarde, menteri keuangan anggota euro memang meminta IMF berperan lebih besar dalam upaya pemulihan, khususnya dalam pengucuran dana talangan. Namun pihaknya belum memberi jawaban dari keinginan tersebut. Lembaga yang berbasis di Washington ini baru akan memberi konfirmasi pada bulan Maret mendatang. Lagarde dan kolega ingin melihat perkembangan lebih jauh dulu sebelum memutuskan partisipasi lebih besar. "Semua tergantung pada implementasi program Yunani dan pembentukan firewall fiskal kawasan," sebutnya.
""Penambahan dana (untuk Yunani) sedang kami pertimbangkan, tetapi belum diputuskan," ujar wanita Prancis ini. Presiden Eurogroup, Jean-Claude Juncker, menyatakan bahwa ia yakin bahwa pemimpin Eropa akan memutuskan partisipasi ekstra IMF pada pertemuan 1-2 Maret mendatang.



